AL-MA'UNAH KEPUH: Aktivitas

KEPUH - PALIMANAN - CIREBON

Jl. Ki Ageng Tepak Ds. Kepuh Kec. Palimanan Kab. Cirebon Kode Pos 45161 Telp. (0231) 341780

test
Tampilkan postingan dengan label Aktivitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aktivitas. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2018

Sejarah Baru Al-Ma'unah

08.32 0
Sejarah Baru Al-Ma'unah




Sebagai bentuk kepedulian dzurriyah terhadap santrinya pada hari Ahad 1 April 2018 malam senin dzurriyah mengajak para asatidz dan pengurus untuk membahas program baru menjelang akhirussanah. Program yang diusung ialah melaksanakan tamrinat atau ujian tulis. Sesuai dengan harapan ahirnya program ini disetujui oleh berbagai pihak. karena memang program ini memiliki banyak manfaatnya baik bagi asatidz maupun santri itu sendiri.

Tamrinat atau ujian tulis bagi asaatidz bisa dijadiakan acuan atau evaluasi mereka untuk mengajar para santri, bagian mana saja yang harus diperbaharui dalam proses mengajar, dan juga untuk mengetahui seberapa kuat para santri menerima ilmu yang mereka sampaikan berdasarkan metode yang telah dilakukan. Bagi para santri bisa dijadikan bahan evaluasi apakah mereka sudah memperoleh apa yang mereka harapkan. sebagai barometer ketekunan mengaji selama satu tahun terahir. dan sebagai bukti apa mereka termasuk orang yang merugi atau beruntung dihitung dengan waktu, tenaga, dan materi yang telah dikeluarkan selama setahun.

Sebelumnya program ini belum pernah dilakukan, kalaupun ada itu adalah progaram atau metode sebagian asatidz sendiri. Program ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar santri, cambuk terperih yang dirasakan santri sekarang agar mereka dapat berlari lebih kencang lagi dan lagi. Yang kami harapkan dari tamrinat atu ujian tulis hati santri bisa tersentuh hingga mereka tidak menyepelekan ilmu yang ia pelajari dan mengaji dengan sungguh-sungguh ditahun berikutnya, dan perilaku mereka dapat berjalan sejajar dengan apa yang mereka niatkan dari awal.



 Pada hari jumat 06 April 18 kemarin panitia mendeklarasikan program ini di hadapan para santri, pemberitahuan dan himbauan kepada mereka mengenai program baru yang akan dilaksanakan nanti, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya. Bagi para santri perlu diketahui tamrinat yang ada hanyalah sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan bukan tujuan utama kalian belajar. Ketika tamrinat ini sudah berjalan dengan lancar kalian mengaji di pondok jangan diniatkan untuk sukses menghadapi ujian tapi tetap diniatkan mencari ilmu secara hakiki.

Kamis, 08 Februari 2018

Menjadi pemuda yang baik? Tapi bagaimana.??

02.00 0
Menjadi pemuda yang baik? Tapi bagaimana.??


              Di suatu daerah terdapat sebuah kebiasaan masyarakatnya seperti yang dikatakan pepatah  “obor-obor blarak” yang memiliki arti tentang sebuah semangat atau gerakan yang hanya bertahan sebentar saja. Misalnya dalam sebuah kelompok tib-tiba bersemangat merencanakan ini itu namun keesokan harinya, mereka membatalkan rencana tersebut. Jadi seakan-akan rencana mereka hanya sebatas angan-angan belaka. Harusnya masing-masing orang memiliki kesadaran diri agar masyarakatnya, khususnya para pemuda-pemudi menjadi generasi penerus yang aktif. Karena tidak jarang saya melihat pemuda yang berleha-leha. Hanya beberapa dari mereka yang aktif dari sekian banyaknya pemuda di daerah tersebut.
              Selain kebiasaan di atas, masyarakat di daerah ini juga mayoritas pemikirannya masih kuno. Mereka sedikit sulit mengenyam suatu hal yang baru apalagi menerimanya. Misalnya, diadakannya kegiatan senam pagi bagi para ibu-ibu setiap seminggu sekali. Kegiatan tersebut sudah berjalan lancar selama tiga minggu. Dan setelah itu banyak dari warga, terutama bapak-bapak yang mengkritik miring mengenai perihal itu. Maka kegiatan bersenam dihentikan. Sepertinya masyarakat lebih nyaman dengan adat tradisi lama yang sudah turun temurun. Intinya “ra usah neko-neko”, dengan sesuatu yang baru apalagi terlalu fanatik menanggapinya. Tetapi di sisi lain peduduk di sini memilki sikap ramah dan mudah untuk sosialisasi.
              Melihat hal itu, menurut kami masyarakat dapat membuka pemikiran yang  lebih luas lagi. Karena tidak bisa kita hanya menilai ulasan dari satu sudut pandang saja. Zaman semakin berkembang bukan sedikit peluang untuk menelaah suatu yang baru lebih mendetail lagi. Kita boleh mempertahankan tradisi lama yang memang sudah lama dipertahankan. Itu menjadi suatu ciri khas tersendiri dari sebuah daerah. Tetapi, bukan berarti menolak suatu hal yang baru yang datang dari luar daerah jika memang itu hal yang bersifat positif. Bukankah Indonesia adalah negara multikutural...? Negara yang lahir dari berbagai suku dan bangsa, negara yang memiliki bermacam-macam tradisi,adat dan budaya. Apakah kita salah menerima budaya lain masuk ke daerah kita....?
              Juga untuk para generasi penerusnya, mari bergegas untuk membangun masyarakatnya  menjadi lebih aktif, berpikiran terbuka dan berakhlak. Karena siapa lagi yang akan mebangaun masyarakat,  jika bukan para pemuda dan pemudi dari daerah itu sendiri. Mari kita manfatkan masa muda kita dengan nilai-nilai positif. Saya sendiri sebagai generasi penerus bangsa ingin menjadi penerus yang bermanfaat bagi daerah dan bangsa saya sendiri. Menjadi generasi yang peduli akan kebutuhan-kebutuhan daerahnya. Karena masa muda kita cuma sebentar, beberapa tahun yang akan datang kita hanya tinggal merasakan tentang apa yang telah kita lakukan pada masa muda kita.

Syair bagi pemuda :

إذ الفتى حسب اعتقاده رفع   #    وكل من لم يعتقد لن ينتفع

Artinya :
Karena sebenarnya ketinggian derajat para pemuda itu berbanding lurus dengan keyakinannya. Maka para pemuda yang tidak memiliki keyakinan itu tidak ada manfaatnya.
(Nadzam Kitab Al-Imrity)


Penulis :
Ainul Widad

FB : https://www.facebook.com/aida.netsad

Senin, 05 Februari 2018

Masih berfikir Valentine Days Haram ? Kaji Ulang Yuk..!!

18.17 0
Masih berfikir Valentine Days Haram ? Kaji Ulang Yuk..!!



    Agama Islam adalah agama rahmatan lil’alamiin, maksudnya adalah agama yang hadir untuk memberikan kasih sayang untuk seluruh makhluk yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Bukan  hanya untuk sesama muslim, tapi juga diberikan kepada umat non muslim dan alam sekitar.
    Islam mengajarkan kepada kita untuk terus berbuat baik dan berbuat baik. Bahkan kepada orang yang mendzolimi kita sekalipun. Bersikap toleran kepada pemeluk agama lain, seperti halnya yang dilakukan oleh Gus Dur. Belia adalah sosok yang sangat toleran kepada umat beragama. Sebagai bukti pada saat pemakaman Gus Dur yang datang untuk ta’ziah bukan hanya dari kalangan muslim saja, tetapi banyak juga dari kalangan non muslim yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Gus Dur.
   Menyikapi hal ini, pada tanggal 14 Februari yang lebih populer disebut dengan nama Valentine day [hari kasih sayang]. Banyak yang mengatakan bahwa memperingati hari valentine itu haram hukumnya.
   Melihat dari sudut pandang agama Islam yang rahmatan lil’alamiin. Apakah salah [haram] kita mewujudkan bentuk kasih sayang kita kepada orang lain? Sebagai bentuk rasa syukur kita [makhluk] kepada Allah SWT Yang Maha Pengasih terhadap makhluk-Nya atas ribuan nikmat yang Ia limpahkan kepada kita.
   Memang benar hari valentine adalah budaya yang diciptakan oleh orang romawi kuno dan diperbarui oleh orang kristen pada tanggal 14 Februari untuk mengenang jasa St. Valentino. Dan ini masih diperingati sampai sekarang, sampai saya selesai menulis artikel ini.
   Coba kita lihat jauh ke belakang, pada awal-awal Islam masuk ke Indonesia. Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia dengan cara menggunakan budaya-budaya pribumi yang notabenya pemeluk animisme dan dinamisme. Wali Songo tetap melestarikan budaya-budaya pribumi. Tapi, mengubah substansinya yang dulu animisme dan dinamisme di ganti dengan substansi islami. Seperti :7 hari orang mati, nadran dan masih banyak lagi contoh-contoh yang lain.
   Apakah dikatan haram jika kita merayakan hari valentine dengan cara mengubah substansinya & mewujudkan bentuknya dengan nilai-nilai yang positif. Sebagai simbol bahwa Islam adalah agama rahmatan lil’alamiin.
    Memperingati hari valentine menjadi haram hukumnya jika kita memperingatinya dengan substansi yang sama dengan orang kristen yakni mengagungkan St. Valentino, dan dengan cara yang penuh dengan kemaksiatan. Semua hal yang ada di dunia ini  tergantung pada orang tersebut, bagaimana ia menyikapinya? Apa yang ia tuju dan ia niati?  

Wallahu A'lam.


Penulis :
FB: Geber Reang

Rabu, 21 Oktober 2015

Gallery Khatmil Qur'an PP Al Ma'unah 2013

04.15
Gallery Khatmil Qur'an PP Al Ma'unah 2013

pesantren, pondok, almaunah, kepuh

Pondok Pesantren Al Ma'unah pada akhir tahun ajaran 2013 telah mengadakan acara Khatmil Qur'an sebagai kegiatan pemungkas sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Lebih tepatnya pada tanggal 23-24 Juni 2013, bertempat di kompleks PP al Ma'unah, di jalan Pasar Minggu - Keramat, Desa Kepuh Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Seluruh kegiatan akhir dari lembaga-lembaga al Ma'unah, seperti acara Paripurna Siswa/i MTs dan MA al Ma'unah, DTA al Ma'unah, dan TKQ-TPQ Qira'aty, dilaksanakan pada momen yang sama, hanya saja berbeda waktu pelaksanaannya.
Berikut ringkasan dokumentasi dari kegiatan tersebut: